SIM
PERSYARATAN

a. Usia
– SIM A pemohon usia 17 tahun
– SIM B I  pemohon usia 20 tahun
– SIM B II pemohon usia 21 tahun
– SIM C dan D pemohon usia 17 tahun
– SIM A Umum pemohon usia 20 tahun
– SIM BI Umum pemohon usia 22 tahun
– SIM BII Umum pemohon usia 23 tahun
b. Pas Photo
c. Foto copy KTP

TATA CARA

a. Mengisi formulir permohonan disertai foto copy KTP dan pas photo
b. Mengikuti ujian Teori
c. Bila lulus ujian teori, maka berhak untuk mengikuti ujian  praktek  sesuai dengan jenis SIM yang dikehendaki
d. Bila lulus dalam ujian teori dan praktek, maka pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM

PERSYARATAN UNTUK SIM UMUM

1. Memiliki SIM
a. Golongan A untuk A Umum
b. Golongan A Umum untuk B I dan B I Umum
c. Golongan B I Umum untuk  B II Umum
2. Pengalaman mengemudi minimal 12 bulan pada golongan SIM yang dimiliki
3. KTP / jati diri
4. Lulus ujian teori dan Praktek I dan Praktek II
5. Diwajibkan mengikuti klinik mengemudi

SIM YANG DINYATAKAN SUDAH TIDAK BERLAKU

1. Habis masa berlakunya 5 tahun
2. SIM rusak
3. Digunakan orang lain
4. Diperoleh dengan cara tidak sah
5. Data yang ada pada SIM dirubah

ADMINISTRASI SIM

1. Baru     Rp 75.000,-
2. Perpanjangan     Rp 60.000,-
3. Klipeng (selain SIM C)     Rp 50.000,-

STNK

FUNGSI STNK

1. Sebagai sarana perlindungan masyarakat
2. Sebagai sarana pelayanan masyarakat
3. Sebagai sarana deteksi guna menentukan langkah selanjutnya
4. Untuk meningkatkan penerimaan Negara melalui sektor Pajak

I. PENDAFTARAN KENDERAAN BERMOTOR BARU

    • Perorangan
      – Tanda jati diri yg sah + satu lembar foto copy
    • Badan Hukum
      – Salinan Akte Pendirian + satu lembar foto copy
      – keterangan domisili
      – Surat kuasa yang bermaterai, ditandatangani oleh pimpinan dan dibubuhi badan hukum yang bersangkutan
    • Instansi pemerintah(termasuk BUMN/BUMD)
      – Surat tugas/kuasa
  1. Faktur
  2. PIB (Pemberitahuan Impor Barang)
  3. Bukti hasil pemeriksaan phisik kenderaan
  4. Kenderaan bermotor yang mengalami perubahan bentuk, harus dilampirkan surat keterangan dari perusahaan karoseri yg mendapat izin.
  5. Surat keterangan bagi kenderaan bermotor angkutsn penumpang umum
  6. Sertifikat uji type, tanda bukti lulus uji type
II. PENGESAHAN SETIAP TAHUN
    • Setiap Orang
      – Tanda Jati Diri yang sah + satu lembar foto copy
    • Badan Hukum
      – Salinan akte pendirian + 1 lembar foto copy
      – keterangan domisili
      – surat kuasa
    • Instansi Pemerintah (termasuk BUMN dan BUMD)
      – Surat tugas/surat kuasa
  1. Surat pernyataan pemilik kenderaan bermotor bahwa tidak terjadi perubahan identitas
    pemilik atau spektek kenderaan bermotor
  2. STNK dan Foto Copy
  3. BPKB dan Foto Copy
  4. Pengesahan oleh petugas , dilaksanakan secara :
    – Manual dengan cap dan tanda tangan
    – Komputerisasi dengan menggunakan register komputer
  5. Bukti pungutan PKB/BBN-KB , SWDKLLJ dan Premi Angsuran Jasa Raharja (khusus
    kenderaan umum) tahun sebelumnya.

III. PERPANJANGAN MASA BERLAKU STNK

    • Perorangan
      – Tanda Jati Diri yang sah + satu lembar foto copy
    • Badan Hukum
      – Salinan akte pendirian + 1 lembar foto copy
      – keterangan domisili
      – surat kuasa yang bermaterai cukup dan ditanda tangani oleh pimpinan dari serta dibubuhi cap badan hukum ybs.
    • Instansi Pemerintah (termasuk BUMN dan BUMD)
      – Surat tugas/surat kuasa yang bermaterai dari instansi yang bersangkutan.
  1. STNK lama atau surat keterangan dari kepolisian, bila tidak dapat menyerahkan STNK
    tersebut
  2. Salinan bukti buku uji kenderaan bermotor tersebut
  3. Dilakukan cek phisik terhadap kenderaan bermotor tersebut
  4. Kalau ada perubahan baik kepemilikan, ganti warna, ganti mesin, merubah bentuk harus dilengkapi dengan BPKB
BPKB

Mekanisme Penerbitan BPKB baru

  1. Pemohon BPKB baru ke loket I untuk melakukan cek fisik kendaraan
  2. Kemudian ke Loket II untuk melakukan pendaftaran
  3. Melakukan pembayaran administrasi PNBP sebesar Rp 100.000,- untuk kendaraan roda 4 dan Rp 80.000 untuk kendaraan roda 2.
  4. Kemudian ke Loket IV utk mengambil BPKB
  5. Bila BPKB hilang atau mutasi BPKB, setelah dari Loket I menuju ke Loket III untuk melakukan mutasi / penulisan data.
  6. Setelah itu melakukan administrasi yang sama seperti pada point 3.
  7. Kemudian ke Loket IV untuk mengambil BPKB.
PELAYANAN SURAT KETERANGAN STNK HILANG BPKB LEASING

PERSYARATAN YANG HARUS DILENGKAPI :
1.   Formulir permohonan
2.   Laporan Polisi kehilangan STNK
3.   Cek Fisik kendaraan yang sudah dilegalisir
4.   Foto Copy BPKB dan legalisir dr Leasing
5.   Surat keterangan leasing
6.   Identitas Pemilik

PELAYANAN SURAT KETERANGAN ASAL USUL BPKB HILANG

PERSYARATAN YANG HARUS DILENGKAPI
1.  Formulir permohonan
2.  Laporan Polisi Kehilangan BPKB
3.  Cek Fisik yang sudah dilegalisir
4.  Kliping Koran di dua Media Massa
5.  Surat Keterangan dari Reserse (Reskrim)
6.  Pemblokiran BPKB ( cek bank dup)

PELAYANAN RALAT BPKB

PERSYARATAN YANG HARUS DILENGKAPI
1.  BPKB yang akan diralat
2.  Faktur pemilik
3.  STNK asli
4.  Surat Keterangan Ralat Dokumen dari yang berwenang

PELAYANAN PENGHIDUPAN BPKB ASLI TIMBUL DUPLIKAT

PERSYARATAN YANGHARUS DILENGKAPI
1.  BPKB asli dan BPKB duplikat
2.  Cek fisik kendaraan
3.  STNK atas nama pemilik sekarang
4.  Surat permohonan penghidupan BPKB ( bermaterai ).

PELAYANAN PENGURUSAN BPKB DUPLIKAT

PERSYARATAN YANG HARUS DILENGKAPI
1.  Laporan Polisi kehilangan BPKB ( Min Tk. Polsek )
2.  Kartu Tanda Penduduk ( untuk perorangan )
3.  Salinan Akte pendirian dan surat ket domisili ( Untuk Badan Hukum )
4.  Surat Kuasa ( untuk Instansi Pemerintahan / badan hukum )
5.  Surat Pernyataan BPKB Hilang dari pemilik bermaterai
6.  Bukti penyiaran di 2 ( dua ) media massa.
7.  Surat keterangan dari Reserse ( Reskrim )
8.  Sket dari bank bahwa tidak dalam status jaminan Bank.
9.  Cek Fisik kendaraan Hadir ( Tk. Polda )
10. Foto Copy STNK
11. Pemilik diwajibkan hadir untuk di Foto dan scan KTP

  Pilih lokasi layanan yang anda inginkan

PILIH NAMA POLRES



SHARE/BAGIKAN HALAMAN INI

DOWNLOAD