Kamis, 17 April 2014

   
PPID
 
 
 
polair
 
   
Peta Jawa Tengah
   
   
KATA-KATA BIJAK
 
Hidup ini singkat, maka buatlah hidup menjadi berharga
 
   
PENGUNJUNG
 
Visitors : 20810 Org
Hits : 89269 hits
Month : 960 Users
Today : 53 Users
Online : 1 Users

 
   
LINK-LINK
   indonesia.go.id
 dephan.go.id
 kpk.go.id
 jatengprov.go.id
 kejaksaan.go.id
 Pengadilan Tinggi Jateng
 tni.mil.id
 Dinhubkominfo Jateng
 Polri
 depkominfo
 Humas Polri
 Polrestabes Semarang
 
   
Pengumuman
  Pengumuman Pemenang Lelang Pengadaan Obat2an dan Alkes Habis Pakai RS. Bhayangkara DPK Bln Juni 2013
[ dikirim oleh Bid TI Polda Jateng ]

Pengadaan Jasa Laboratorium Klinik untuk pemeriksaan kesehatan Berkala (Rikkesla) anggota Polri/PNS
[ dikirim oleh Bid Dokkes Polda Jateng ]

Penerimaan BRIGADIR POLKI, BRIGADIR POLWAN 26 Maret 2014 - 15 April 2014
[ dikirim oleh BID TI POLDA JATENG ]

Pengumuman lelang pengadaan jasa Laboratorium klinik untuk Rikkes Seleksi Calon Brigadir Polri TA. 2
[ dikirim oleh Bid Dokkes Polda Jateng ]

Pengumuman pemilihan langsung pembangunan gedung Satlantas Polres Pemalang
[ dikirim oleh Polres Pemalang ]

 
 
       Profil Polda Jateng
 
 

Selayang Pandang Polda Jawa-Tengah

Sejarah perjuangan kepolisian komando daerah Jawa Tengah dari masa ke masa, sejak proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia selalu mengalami pasang surut. Berikut adalah lika-liku kepolisian Jawa Tengah dari masa ke masa:

Periode 17 Agustus 1945 - 17 Desember 1949, kepolisian Jawa Tengah berada di bawah naungan Undang-Undang Dasar RI 1945.
Periode 27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950, kepolisian Jawa Tengah di bawah naungan Undang-Undang Dasar Sementara RI 1949.
Periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959, kepolisian Jawa Tengah di bawah naungan Undang-Undang Dasar Sementara RI 1950.
Periode 5 Juli 1959 - 11 Maret 1966, periode peralihan atau menjelang Orde Baru.
Periode 11 Maret 1966 Reformasi, adalah periode pembaharuan dan kemajuan serta regenerasi kepolisian komando daerah kepolisian Jawa Tengah.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah terdiri dari beberapa Kepolisian Resort (Polres), antara lain:

Kepolisian Resort Kudus.
Kapolres pertama Kudus adalah Soebarkah.

Kepolisian Resort Banyumas.
Setelah Yogyakarta menjadi pusat pemerintahan RI pada 4 Januari 1946, Komisaris Polisi R. Soemarto, pria kelahiran Sokaraja Banyumas, menjabat Wakil Kepala Kepolisian RI. Pada saat itu beliau membentuk pasukan Mobile Brigade besar pada 14 November 1946 yang dipusatkan di Karesidenan Banyumas.

Kepolisian Resort Blora.
Dua pucuk pimpinan di wilayah Karasidenan Pati pada waktu itu diculik dari Pati dan di bawa ke Blora untuk disuruh menandatangani persetujuan gerakan pemberontak Madiun di wilayah pati. Akan tetapi beliau tidak mau menandatanganinya, lebih baik mati dari pada mengorbankan rakyat. Akhirnya mereka di eksekusi mati oleh pemberontak.

Kepolisian Resort Banjarnegara.
Sejarah Polres Banjarnegara tidak bisa dilepaskan dengan sejarah kepolisian secara umum di Indonesia.
Embrio kepolisian di Indonesia sudah terbentuk pada zaman penjajahan belanda. Demikian pula dengan kepolisian daerah Banjarnegara yang sudah terbentuk sejak tahun 1920-an. Lembaga kepolisian pertama yang didirikan pemerintah kolonial di Banjarnegara adalah Commissariat van Politie Bandjarnegara dan R. A. A Soemitro Kolopaking Poerbonegoro adalah Komisaris Polisi pertama bumiputera dari Banjarnegara.


Kepolisian Resort Magelang.
Kesatuan polisi di Magelang sudah ada sebelum tahun 1945, yang berkedudukan di Jalan Kejoran. Setelah Indonesia merdeka terjadi peralihan kekuasaan dari pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia dengan diprakarsai oleh Komisaris Polisi tingkat I R sukardjo dan IP.1 Legowo, dibentuklah polisi karesidenan Kedu dan Magelang.

Kepolisian Resort Pemalang.
Kepolisian Resort Purworejo.
Polwitabes Semarang.

Kepolisian Resort Klaten.
Terbentuknya Polres Klaten tidak dapat dipisahkan dengan terbentunya BKR. Pada tahun 1944 di kabupaten Klaten sudah terbentuk kantor polisi kabupaten Klaten.

Kepolisian Resort Salatiga.
Antara akhir Abad ke-18 dan menjelang abad ke-19, berdirilah markas kepolisian resort Salatiga. Pada masa penjajahan Jepang wilayah kepolisian Salatiga bernama detasemen polisi yang bermarkas di Desa Pager, kecamatan Tengran, Semarang. Setelah begulirnya waktu, pada 1965 Komando Resort 932 Kores Salatiga diganti menjadi Kepolisian Resort Salatiga. Dengan inspektur pertamanya Polisi Gasira.

Kepolisian Resort Brebes.

Kepolisian Resort Kebumen.
Pada 1943, dibentuklah kepolisian detasemen yang berstatus pasukan tempur yang bermarkas di Jalan Sedayu Gombong yang dipimpin Inspektur Polisi Ali. Kemudian pada 1945, beralih pimpinan ke Inspektur Polisi R. Sudargo. Lalu pada 1947, markas kepolisian detasemen dipindahkan dari Gombong, Kebumen ke Desa Panjatan, Karanganyar, Kebumen dipimpin oleh Inspektur Polisi R Panji Suwoso.

Kepolisian Resort Semarang.
Kepolisian Resort Tegal.

Kepolisian Wilayah Pekalongan.
Sebelum Kemerdekaan, kepolisian di Pekalongan seperti wilayah lain merupakan alat kolonial untuk menjalankan kekuasaan terhadap bumi pertiwi sehingga menjadi polisi yang antagonis terhadap kepentingan rakyat.

Beberapa Prestasi Polda Jawa-Tengah:

1. Pembentukan Mobile Brigade (Mobrig) karesidenan Yogyakarta.
2. Perjuangan polisi Kowil kepolisian 96 di Yogyakarta.
3. Penumpasan Gerakan 30 September
4. Polres Banjarnegara berhasil mengungkap kasus pendirian Negara Islam Indonesia (NII).
5.
Pengungkapan kasus kayu ilegal.

 
   
 
    
Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat

Powered by Teknologi Informasi Polri Polda Jateng 2010, untuk jateng.polri.go.id
Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+